Pengakuan kompetensi yang terstruktur, terukur, dan terdokumentasi secara digital.
Materi dirancang bersama kebutuhan industri, relevan dengan keterampilan yang Anda ampu.
Rangkaian pelatihan ditutup dengan uji kompetensi untuk menaikkan jenjang kompetensi Anda.
Kebutuhan SPA therapist terus meningkat seiring pertumbuhan industri wellness tourism, hotel, resort, kapal pesiar (cruise), dan pusat kesehatan. Tren global menunjukkan bahwa layanan spa tidak lagi dipandang sebagai layanan mewah semata, tetapi sebagai bagian dari gaya hidup sehat dan pencegahan penyakit.
Instruktur Lembaga Kursus dituntut tidak hanya menguasai teknik SPA tetapi juga dapat mengembangkan pembelajaran sesuai dengan Industri dan trend SPA saat ini.
Pelatihan ini dirancang menggunakan pendekatan Project Based Learning (PjBL) sehingga peserta menghasilkan produk nyata, sekaligus menerapkan konsep Teaching Factory (TeFa) melalui magang industri.
Kuota terbatas 20 peserta.
Instruktur dan pengelola lembaga kursus yang ingin memperkuat kompetensi teknis sesuai jenis keterampilan yang diampu.